Kelebihan dan kekurangan WordPress.org

WordPress.com dan WordPress.org adalah dua platform blog yang berbeda. Meski keduanya mengusung nama yang sama, tidak berarti mereka punya TOS yang sama.

WordPress.com dibuat untuk anda yang tidak ingin dipusingkan dengan setup blog dan maintenance. Anda bisa memilih menggunakan WordPress.com secara gratis dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Dan anda dapat mengupgrade layanan yang lebih premium dengan biaya yang (menurut saya) terbilang agak mahal. Tapi pada dasarnya mudah.

WordPress.org dibuat sebagai platform yang bisa anda install di hosting sendiri. Karena kodenya ada di sisi anda, maka pengembangannya juga tidak terbatas.

wordpress org

Keuntungan WordPress.org

  1. Mudah dikonfigurasi sesuai kebutuhan. WordPress.org sendiri menyediakan platform. Anda dapat menambahkan theme dan plugin sesuai kebutuhan. Mirip dengan Windows, jika anda ingin mengerjakan tugas yang lebih daripada mengetik dengan WordPad dan browsing, anda perlu menginstall aplikasi tambahan. Menginstall plugin sama seperti anda menginstall Firefox, antivirus, dll. Banyak yang gratis, tapi untuk fungsi yang penting harus dibeli. WordPress juga punya banyak desainer dan developer yang mampu mengerjakannya.
  2. Tidak ada batasan. WordPress dapat dibuat sesederhana mungkin, out of the box tanpa harus pusing memikirkan banyak hal. Kalau anda cukup puas dengan menulis lalu klik publish, maka tidak perlu menginstall macam-macam plugin bukan? Tapi kalau anda ingin membuat e-commerce website, forum dan sebagainya, anda bisa mengembangkannya dari WordPress.
  3. Didukung oleh komunitas yang besar. Seperti yang mungkin sudah anda lihat di survey blog platform ini, 39 dari 100 blog terpopuler menggunakan WordPress.org. Besarnya komunitas ini memberikan keuntungan sendiri. Pada saat anda punya masalah, banyak forum yang bisa menjawab pertanyaan anda. Seringkali cukup dicari melalui Google. Ingat saat Open Office dibeli Oracle? Segera saja komunitas open source membuat aplikasi yang sama dengan nama Libre Office. Karena mereka tidak percaya dengan ‘ketulusan’ Oracle dalam mensupport Open Office. Jika suatu saat kelak Automattic berhenti mengembangkan WordPress.org, maka anda tidak perlu khawatir bukan?
  4. Semua ada di sisi anda, lebih mudah dibackup dan direstore. Meski ini dianggap jadi tugas tambahan, adanya backup yang anda pegang justru jadi keuntungan tersendiri. Jika anda menggunakan blog yang dihosting diserver Blogspot, WordPress.com, dll, suatu saat mereka bisa saja memutuskan tidak lagi menyediakan layanan itu secara gratis. Atau bisa saja anda suatu saat accountnya ditutup karena dianggap melanggar TOS layanan mereka. Anda tidak bisa melakukan apa-apa dan kehilangan semuanya.

Kerugian WordPress.org

  1. Tidak gratis. Kalau anda cuma ingin bersenang-senang dan tidak merasa ada nilai yang didapat dari self-hosted, tentunya mengeluarkan biaya tidaklah menarik.
  2. Butuh pengetahuan lebih. Bahkan hanya untuk membuat blog itu bisa diakses. Jika di Blogger atau WordPress.com cukup membuat account dan mengisi form, di WordPress.org tidak. Anda harus punya berbagai pengetahuan untuk bisa membuat blog itu bisa dibaca pengunjung. Meski bagi sebagian orang mudah, banyak orang yang menganggapnya ‘rocket science’ atau sesusah merancang roket.
  3. Kita harus melakukan maintenance untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Meski punya backup sebetulnya punya keuntungan sendiri, tapi itu artinya pekerjaan tambahan. Dan butuh pengetahuan tambahan. Jika anda membuat self-hosted blog, maka anda bertanggungjawab penuh atas mulusnya blog itu. Dari sisi security, mengupdate core WordPress, plugins, dsb.
  4. Lebih rawan dari sisi keamanan. Banyaknya theme dan plugins yang tersedia bisa dianggap sebagai keuntungan, tapi bisa juga kekurangan. Setiap anda menginstall themes atau plugins yang tidak didesain dengan baik, bisa membuka celah keamanan situs anda. Meski ada services yang melakukan scan secara rutin untuk mencari celah keamanan ini, tapi itu artinya biaya tambahan.

Kesimpulan

Mungkin anda merasa ‘kok ruwet banget ya’. Sebetulnya tidak juga. Yang sering dilupakan orang adalah, blog sebetulnya website juga. Makin besar situsnya, makin besar tanggung jawabnya. Saat situs anda masih kecil, tidak akan banyak masalah. Tapi saat situs anda makin ramai dikunjungi orang dan punya banyak tulisan, maka akan semakin kompleks. Anda bisa bandingkan situs perusahaan kecil dengan korporat tingkat nasional. Tentunya tanggung jawab adminnya berbeda. Sama saja dengan blog.

Bagusnya blog, anda bisa pelan-pelan belajar mencapai tahap yang lebih tinggi. Jika anda memang ingin membuat blog yang sukses, anda bisa pelan-pelan belajar saat blog anda masih kecil.

Menurut anda, apakah anda butuh semua keuntungan WorPress.org di atas? Dan apakah menurut anda kekurangannya tidak akan mengganggu anda?


Diskusikan di sini

Komentar